Topik.id — Seorang warga berinisial A ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di kolam besar bekas galian proyek Green City, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Ahad (20/9/2026). Korban dilaporkan hilang di dalam kolam yang berada di belakang Taman Makam Pahlawan tersebut sebelum akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan.
Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB ketika korban bersama sejumlah rekannya berenang di kolam bekas galian basement. Lokasi tersebut memiliki kedalaman sekitar 9 meter. Setelah pencarian dilakukan selama kurang lebih enam jam, korban ditemukan pada pukul 18.00 WIB dan langsung dievakuasi menuju rumah duka.
Korban Hilang Saat Berenang ke Tengah Kolam
Korban diketahui merupakan warga kawasan Bukit Barisan, Pekanbaru. Saat kejadian, A berenang bersama beberapa orang rekannya di kolam yang merupakan bekas galian proyek.
Berdasarkan informasi yang diterima petugas, sejumlah rekan korban kemudian bergerak menuju tepian kolam. Namun, korban justru berenang seorang diri ke bagian tengah.
Tidak lama berselang, korban tidak lagi terlihat di permukaan air. Rekan-rekannya menyadari A telah tenggelam dan berusaha mencari keberadaannya.
Upaya pencarian sempat dilakukan secara mandiri bersama masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Mereka menyisir area kolam untuk menemukan korban, tetapi pencarian awal tersebut belum memberikan hasil.
Karena korban tidak kunjung ditemukan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan atau SAR Pekanbaru.
Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Setelah menerima laporan, Kantor SAR Pekanbaru mengerahkan Tim Rescue ke lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan operasi pencarian dengan menyisir area kolam bekas galian yang menjadi lokasi korban tenggelam.
Pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan serta melibatkan koordinasi dengan pihak terkait dan masyarakat di sekitar lokasi. Kondisi kolam yang memiliki kedalaman cukup ekstrem menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan selama operasi berlangsung.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi meminta seluruh personel yang terlibat dalam pencarian tetap memperhatikan aspek keselamatan selama menjalankan tugas.
“Seluruh unsur yang terlibat agar tetap mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan operasi, serta menggunakan alat pelindung diri (APD) dan perlengkapan keselamatan sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata Budi.
Imbauan tersebut disampaikan untuk memastikan operasi pencarian dapat berlangsung dengan memperhatikan kondisi medan dan risiko yang ada di sekitar kolam.
Korban Ditemukan Setelah Enam Jam Pencarian
Setelah sekitar enam jam melakukan pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban pada pukul 18.00 WIB. A kemudian dievakuasi dari dalam kolam dan dibawa keluar dari lokasi kejadian.
Setelah proses evakuasi selesai, korban dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka. Pencarian yang berlangsung sejak laporan diterima akhirnya berakhir setelah keberadaan korban berhasil ditemukan.
Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar juga hadir di lokasi pencarian. Dalam kesempatan tersebut, Markarius menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa yang terjadi.
Ia turut mengapresiasi kerja Tim SAR gabungan beserta seluruh unsur yang membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Peristiwa ini juga menjadi perhatian karena lokasi kejadian merupakan kolam bekas galian dengan kedalaman sekitar 9 meter. Kondisi tersebut memiliki risiko tersendiri bagi aktivitas berenang, terutama bagi warga yang tidak mengetahui karakteristik kedalaman maupun kondisi dasar kolam.
Operasi pencarian akhirnya ditutup setelah korban ditemukan dan proses evakuasi dilakukan. Jenazah kemudian diserahkan untuk dibawa ke rumah duka.
