Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan saham PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) setelah sebelumnya menghentikan sementara transaksi saham perusahaan tersebut. Pencabutan suspensi berlaku mulai sesi I perdagangan Kamis, 29 Oktober 2026, sehingga investor dapat kembali melakukan transaksi sesuai mekanisme bursa.
Keputusan ini diambil setelah saham ARKO mengalami penurunan harga secara kumulatif dalam periode terakhir. Sebelum suspensi diberlakukan, saham emiten tersebut tercatat melemah 60,4% selama satu bulan terakhir dan terkoreksi hingga 77% sejak awal tahun atau secara year to date (YTD).
BEI Kembali Membuka Perdagangan Saham ARKO
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan bahwa penghentian sementara perdagangan saham ARKO telah berakhir. Dengan keputusan tersebut, investor dapat kembali memperdagangkan saham perusahaan mulai sesi pertama pada Kamis (29/10/2026).
Aktivitas transaksi yang dibuka kembali mencakup pasar reguler dan pasar tunai. Dengan demikian, pelaku pasar yang sebelumnya tidak dapat melakukan transaksi akibat suspensi kini memiliki kesempatan untuk kembali membeli maupun menjual saham ARKO melalui mekanisme perdagangan yang berlaku.
BEI sebelumnya menghentikan perdagangan saham PT Arkora Hydro Tbk pada 28 Oktober 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan setelah bursa mencermati penurunan harga saham yang dinilai cukup signifikan secara kumulatif.
Pencabutan suspensi menjadi langkah lanjutan setelah penghentian sementara tersebut. Meski perdagangan kembali dibuka, investor tetap perlu mencermati perkembangan harga saham dan informasi terbaru yang disampaikan perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi.
Penurunan Harga Picu Kebijakan Cooling Down
Penghentian perdagangan saham ARKO sebelumnya merupakan bagian dari upaya BEI menerapkan kebijakan cooling down. Langkah ini ditujukan untuk memberikan jeda kepada investor ketika terjadi pergerakan harga saham yang signifikan.
Yulianto menjelaskan, suspensi dilakukan agar investor memiliki waktu untuk mengevaluasi informasi yang tersedia sebelum menentukan langkah investasi. Kebijakan tersebut juga menjadi salah satu bentuk perlindungan bagi investor di tengah pergerakan harga yang tajam.
Dalam keterbukaan informasi BEI pada Kamis (29/10/2026), Yulianto menyatakan bahwa penghentian sementara perdagangan dimaksudkan agar investor dapat mempertimbangkan keputusan secara matang berdasarkan informasi yang ada.
Dengan dibukanya kembali perdagangan ARKO, investor dapat melanjutkan aktivitas transaksi. Namun, perubahan status perdagangan tidak serta-merta menghilangkan risiko yang berkaitan dengan volatilitas harga saham.
Investor Diminta Memperhatikan Keterbukaan Informasi
BEI juga mengingatkan pihak-pihak yang berkepentingan untuk terus memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan. Informasi resmi perusahaan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menilai perkembangan usaha maupun kondisi saham di pasar.
Penurunan harga ARKO sebesar 60,4% dalam sebulan dan 77% sejak awal tahun menunjukkan besarnya koreksi yang terjadi sebelum suspensi. Kondisi tersebut membuat pemantauan terhadap pergerakan harga dan informasi perusahaan tetap relevan bagi investor.
Setelah suspensi dicabut pada Kamis (29/10/2026), perdagangan saham ARKO kembali berlangsung di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I. Investor diharapkan tetap mempertimbangkan risiko serta menggunakan informasi yang tersedia sebagai dasar dalam mengambil keputusan investasi.









