— Kekesalan warga sebuah desa di Uttar Pradesh, India, terhadap koneksi internet yang buruk berujung pada aksi nekat: mereka mengikat seorang teknisi telekomunikasi ke menara seluler sebagai bentuk protes.

Insiden ini terjadi di Desa Hardauli, Distrik Fatehpur, pada Kamis (10/9). Seorang teknisi bernama Aditya Bhan Singh tengah bertugas memperbaiki menara seluler di desa tersebut ketika sekelompok warga tiba-tiba mengepungnya. Ia kemudian ditarik paksa dan diikat ke badan menara menggunakan tali, disaksikan warga desa termasuk anak-anak yang turut menonton kejadian tersebut. Momen ini sempat terekam dan tersebar luas di media sosial.

Menurut laporan Times of India, aksi tersebut dipicu oleh rasa frustrasi warga yang selama hampir dua tahun mengeluhkan sinyal seluler yang buruk, meski sebuah menara telekomunikasi milik operator swasta sudah berdiri di wilayah mereka. Warga mengaku jaringan kerap hilang total bahkan saat pasokan listrik normal, sehingga mereka kesulitan menelepon maupun mengakses internet.

Yang membuat kekesalan makin memuncak, sejumlah warga mengaku telah membayar paket data 5G namun kenyataannya hanya mendapat koneksi 4G yang pun tidak stabil.

Bagi sebagian warga, tindakan mengikat teknisi ke menara dianggap sebagai cara paling efektif untuk “mengirim pesan” langsung kepada petinggi perusahaan telekomunikasi tersebut, dengan harapan mereka mau turun tangan langsung memperbaiki masalah jaringan di desa itu.

Ironisnya, Singh sendiri baru sekitar tiga bulan bergabung dengan perusahaan tersebut, dan kunjungan ke Desa Hardauli itu merupakan kali pertama ia bertugas di sana.

Polisi yang tiba di lokasi berhasil membebaskan Singh dari ikatannya. Setelah menerima laporan resmi dari korban, pihak kepolisian mengidentifikasi tujuh pria yang diduga terlibat dalam penyanderaan tersebut. Enam di antaranya telah ditangkap, dihadapkan ke hakim, lalu dibebaskan dengan jaminan.