Saham

Asing Jual Saham BBCA Rp 966 Miliar Saat IHSG Melonjak 5,65%, Ini 10 Emiten dengan Net Sell Terbesar

Investor asing melepas saham BBCA senilai Rp 966,1 miliar saat IHSG menguat 5,65 persen. Simak 10 saham dengan net sell terbesar.

Asing Jual Saham BBCA Rp 966 Miliar Saat IHSG Melonjak 5,65%, Ini 10 Emiten dengan Net Sell Terbesar
Foto: MNC Media

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan Selasa (20/10/2026). Indeks naik 282,2 poin atau 5,65 persen ke posisi 5.278,8, meskipun investor asing masih melepas sejumlah saham unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan data Stockbit, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi sasaran jual bersih asing terbesar dengan nilai mencapai Rp 966,1 miliar. Saham perbankan lainnya, yakni BBRI dan BMRI, juga masuk dalam daftar emiten yang paling banyak dilepas investor asing pada perdagangan tersebut.

BBCA Memimpin Daftar Saham yang Dilepas Investor Asing

Aksi jual asing pada saham BBCA mencapai Rp 966,1 miliar, jauh melampaui nilai net sell pada saham lain dalam daftar 10 emiten teratas. Posisi berikutnya ditempati PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan jual bersih Rp 355,3 miliar.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berada di urutan ketiga setelah mencatatkan net sell sebesar Rp 269,8 miliar. Besarnya transaksi jual pada ketiga bank tersebut menunjukkan bahwa saham perbankan masih menjadi perhatian investor asing di tengah pergerakan pasar yang bergejolak.

Selain perbankan, tekanan jual juga menyasar saham sektor telekomunikasi, pertambangan, dan barang konsumsi. PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan net sell Rp 125,6 miliar, sedangkan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencapai Rp 117,8 miliar.

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menyusul dengan jual bersih Rp 107,3 miliar.

Daftar 10 Saham dengan Net Sell Asing Terbesar

Berikut daftar saham yang paling banyak dijual investor asing pada Selasa (20/10/2026), berdasarkan data Stockbit.

  1. BBCA: Rp 966,1 miliar
  2. BBRI: Rp 355,3 miliar
  3. BMRI: Rp 269,8 miliar
  4. ISAT: Rp 125,6 miliar
  5. MDKA: Rp 117,8 miliar
  6. ICBP: Rp 107,3 miliar
  7. AADI: Rp 84,2 miliar
  8. TINS: Rp 68,6 miliar
  9. ADRO: Rp 63,4 miliar
  10. BRIS: Rp 62,3 miliar

Di luar saham-saham tersebut, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencatatkan net sell Rp 84,2 miliar. PT Timah Tbk (TINS) mengalami jual bersih Rp 68,6 miliar, sementara PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADRO) mencapai Rp 63,4 miliar. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) melengkapi daftar dengan net sell Rp 62,3 miliar.

Net Sell Asing Tembus Rp 2,21 Triliun

Secara keseluruhan, investor asing membukukan net sell Rp 2,21 triliun di seluruh pasar. Nilai jual bersih di pasar reguler mencapai Rp 2,13 triliun, sedangkan pasar negosiasi dan tunai mencatatkan net sell Rp 80,3 miliar.

Di tengah arus keluar dana asing tersebut, mayoritas saham justru bergerak positif. Sebanyak 694 saham menguat, 111 saham melemah, dan 158 saham tidak berubah. Total nilai transaksi di BEI mencapai Rp 26,3 triliun.

Penguatan IHSG di tengah net sell asing memperlihatkan bahwa kenaikan indeks tidak selalu diikuti pembelian bersih oleh investor luar negeri. Pergerakan berikutnya tetap perlu dicermati dengan memperhatikan aliran dana, kondisi saham berkapitalisasi besar, serta sentimen pasar.