Saham

BCA Perpanjang Buyback Saham BBCA Hingga 23 Oktober, Ini Alasan di Balik Aksi Korporasi

BCA memperpanjang buyback saham BBCA hingga 23 Oktober 2026. Simak jadwal pelaksanaan, persetujuan RUPST, dan dampaknya bagi perseroan.

BCA Perpanjang Buyback Saham BBCA Hingga 23 Oktober, Ini Alasan di Balik Aksi Korporasi
Foto: Dok. BCA

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA memperpanjang periode pelaksanaan pembelian kembali saham atau buyback hingga Jumat (23/10/2026). Sebelumnya, aksi korporasi tersebut dijadwalkan berakhir pada Rabu (21/10/2026), sebelum akhirnya diperpanjang selama dua hari.

Dalam keterangannya pada Rabu (21/10/2026), manajemen BCA menyebut pelaksanaan lanjutan buyback berlangsung pada 19-23 Oktober 2026. Program ini merupakan bagian dari rangkaian pembelian kembali saham yang telah dilakukan perseroan pada April dan Juni 2026, sekaligus melanjutkan kebijakan yang mendapat persetujuan pemegang saham.

BCA Lanjutkan Pembelian Kembali Saham BBCA

Perpanjangan jadwal buyback menjadi bagian dari langkah BCA dalam menjalankan strategi korporasi di tengah dinamika pasar modal. Manajemen menyatakan perseroan tetap memperhatikan perkembangan kondisi pasar selama proses pembelian kembali saham berlangsung.

Aksi tersebut juga mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis BCA. Selain itu, program buyback diharapkan dapat mendukung upaya menjaga stabilitas pasar modal Indonesia.

Meski demikian, perpanjangan periode pelaksanaan tidak berarti program pembelian kembali saham berlangsung tanpa batas. BCA tetap mengacu pada jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam keputusan pemegang saham serta peraturan yang berlaku.

Program Buyback Disetujui dalam RUPST Maret 2026

Program pembelian kembali saham BBCA sebelumnya memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada 12 Maret 2026.

Berdasarkan keputusan rapat tersebut, BCA menetapkan periode pelaksanaan buyback selama 12 bulan, terhitung sejak 12 Maret 2026 hingga 11 Maret 2027.

Dengan demikian, pelaksanaan lanjutan pada Oktober masih berada dalam rentang waktu yang telah memperoleh persetujuan pemegang saham. Perseroan juga memiliki opsi untuk mengakhiri program lebih awal dengan tetap mematuhi ketentuan perundang-undangan.

Sebelum kembali menjalankan aksi serupa pada Oktober, BCA telah merealisasikan pembelian kembali saham pada April dan Juni 2026. Pelaksanaan lanjutan ini menunjukkan bahwa program buyback masih menjadi bagian dari langkah korporasi perseroan sepanjang periode yang telah ditetapkan.

BCA Sebut Buyback Tidak Berdampak Material

Manajemen BCA memastikan pembelian kembali saham tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun kegiatan operasional perseroan.

Artinya, berdasarkan penilaian perusahaan, pelaksanaan program tersebut tidak diperkirakan menimbulkan perubahan signifikan terhadap kemampuan BCA menjalankan kegiatan usaha. Namun, perkembangan kondisi pasar tetap menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaannya.

BCA juga menegaskan komitmennya terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG). Seluruh proses buyback akan dijalankan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Perpanjangan hingga 23 Oktober 2026 ini menjadi kelanjutan program pembelian kembali saham BBCA yang telah disetujui pemegang saham. Investor dapat mencermati keterbukaan informasi perseroan untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut terkait pelaksanaan aksi korporasi tersebut.