— emerintah melalui Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat di Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Penyaluran dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan di tengah harga beras yang masih cukup tinggi.

Distribusi bantuan tersebut berlangsung selama empat hari dan dilakukan secara bertahap di sejumlah gampong. Pada hari pertama, bantuan disalurkan kepada warga di enam desa, yakni Gampong Geudong-Geudong, Pulo Ara/Geudong Tengah, Geudong Alue, Pulo Kiton, Kampung Baru, dan Lhok Awe Teungah.

Ribuan Warga Menerima Bantuan Beras

Berdasarkan data penyaluran, penerima bantuan pangan di Kecamatan Kota Juang mencapai 6.067 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Setiap bulan, alokasi beras yang disiapkan mencapai 46.070 kilogram.

Program tersebut tidak hanya diberikan untuk satu periode. Bantuan pangan dialokasikan selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September. Dengan demikian, total beras yang disalurkan kepada masyarakat selama periode tersebut mencapai 138.210 kilogram.

Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang telah terdata sebagai penerima. Proses distribusi di lapangan juga berlangsung tertib dengan melibatkan pihak terkait.

Bantuan beras tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, terutama bagi warga yang menghadapi tekanan pengeluaran akibat harga bahan pangan.

Bantuan Diharapkan Digunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Koordinator kegiatan, Agus Irwanto, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan Perum Bulog atas pelaksanaan program bantuan pangan tersebut. Menurutnya, beras yang diterima masyarakat dapat membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga.

Ia juga mengingatkan agar bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan tidak diperjualbelikan. Menurutnya, program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sehingga manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh keluarga penerima.

Bagi masyarakat, bantuan beras menjadi salah satu dukungan yang dapat membantu menjaga ketersediaan pangan di rumah. Terlebih, harga beras yang masih berada pada level tinggi dapat meningkatkan beban pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari.

Bulog Pastikan Bantuan Menjangkau Masyarakat

Direktur Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe, Muhammad Ikbal, mengatakan bantuan beras tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat penerima.

Menurutnya, bantuan pangan merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk menjaga kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan. Kondisi harga beras yang masih cukup tinggi menjadi salah satu alasan pentingnya dukungan pangan bagi masyarakat.

Muhammad Ikbal menyebut masyarakat di Aceh, termasuk Kabupaten Bireuen, perlu tetap mendapatkan akses terhadap pangan yang memadai. Karena itu, penyaluran bantuan dilakukan agar beras yang telah dialokasikan dapat diterima oleh penerima sesuai data yang tersedia.

Penyaluran Berlangsung Tertib

Pelaksanaan distribusi di Kecamatan Kota Juang berlangsung selama empat hari. Pada tahap awal, bantuan menyasar enam gampong yang telah ditentukan, kemudian dilanjutkan ke wilayah penerima lainnya.

Dengan jumlah penerima mencapai ribuan orang dan total alokasi lebih dari 138 ton untuk tiga bulan, penyaluran membutuhkan koordinasi antara Bulog dan pihak terkait di tingkat wilayah.

Program bantuan pangan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Juang. Selain membantu memenuhi kebutuhan beras, bantuan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat ketika harga beras masih menjadi perhatian.