Saham

Saham SQMI Melonjak 11,11% ke Rp100, Pengalihan Kendali ke Maxglory Capital Jadi Sorotan Investor

Saham SQMI naik 11,11% ke Rp100 setelah Wilton Resources meneken dua perjanjian dengan Maxglory Capital senilai US$69,9 juta.

Saham SQMI Melonjak 11,11% ke Rp100, Pengalihan Kendali ke Maxglory Capital Jadi Sorotan Investor
Foto: Dok. Wilton.id

Saham PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) mencatat lonjakan harga pada awal perdagangan Bursa Efek Indonesia, Kamis (15/10/2026). Pergerakan tersebut terjadi ketika aktivitas transaksi saham emiten pertambangan emas itu meningkat tajam pada sesi pertama.

Pada sekitar pukul 09.07 WIB, harga SQMI menguat 11,11 persen ke level Rp100 per saham. Data perdagangan yang dihimpun dalam informasi tersebut menunjukkan volume transaksi mencapai 299,77 juta saham, dengan frekuensi 6.290 kali dan nilai transaksi sekitar Rp30,9 miliar. Perhatian investor muncul setelah perseroan mengumumkan perkembangan terkait perubahan pengendalian tidak langsung.

Maxglory Capital Siapkan Investasi US$69,9 Juta

Mengutip rangkuman Stockbit Sekuritas, Wilton Makmur Indonesia menyampaikan bahwa Wilton Resources Corporation Ltd selaku pengendali perseroan telah menandatangani dua perjanjian dengan Maxglory Capital Ltd.

Kesepakatan tersebut berpotensi mengubah pengendalian tidak langsung atas SQMI. Maxglory Capital akan menanamkan modal di Wilton Resources Corporation melalui skema penempatan saham atau placement serta pemesanan obligasi wajib konversi.

Nilai gabungan dari kedua transaksi itu mencapai US$69,9 juta. Skema tersebut menjadi bagian penting dari rencana pendanaan Wilton Resources Corporation, yang selama ini berada dalam rantai pengendalian SQMI.

Namun, perubahan pengendalian tidak langsung melalui perjanjian tersebut perlu dibedakan dari penyelesaian transaksi. Tahapan pelaksanaan dan pemenuhan persyaratan yang berlaku menjadi faktor penting untuk memastikan dampak akhirnya terhadap struktur pengendalian perseroan.

Dana Transaksi untuk Kewajiban dan Proyek Emas

Dana yang diperoleh Wilton Resources Corporation direncanakan untuk memenuhi sejumlah kebutuhan perusahaan. Penggunaannya mencakup pembayaran kewajiban yang masih belum dilunasi, pengembangan proyek emas Ciemas, serta tambahan modal kerja bagi grup.

Proyek emas Ciemas menjadi salah satu aset yang disorot dalam perkembangan terbaru SQMI. Berdasarkan informasi pada situs resmi perseroan, Wilton Group telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi atau IUP-OP untuk wilayah dengan luas keseluruhan 3.078,5 hektare.

Izin pertambangan tersebut tercatat berlaku sampai 7 September 2030. Luas area dan masa berlaku izin menjadi bagian dari informasi mengenai kegiatan operasional grup di sektor pertambangan emas.

Potensi Emas Ciemas Berdasarkan Data JORC

Dalam laporan bertanggal 30 Juni 2018, proyek emas Ciemas memiliki estimasi sumber daya mineral yang mengandung sekitar 46.058 kilogram emas, setara dengan 1.480.964 troy ounce.

Sementara itu, estimasi cadangan bijihnya mencapai sekitar 25.203 kilogram emas atau 810.385 troy ounce. Angka tersebut dilaporkan berdasarkan standar Joint Ore Reserves Committee (JORC) edisi 2012.

Data itu merupakan estimasi yang merujuk pada laporan 2018, sehingga tidak otomatis menggambarkan kondisi sumber daya dan cadangan terkini. Investor perlu memperhatikan pembaruan teknis, realisasi pendanaan, serta perkembangan transaksi dengan Maxglory Capital ketika menilai prospek SQMI.

Lonjakan harga saham pada awal perdagangan menunjukkan meningkatnya aktivitas pasar setelah kabar tersebut muncul. Meski demikian, pergerakan harga jangka pendek tidak dengan sendirinya memastikan keberhasilan transaksi maupun kinerja perseroan ke depan.