Topik.id — Kemudahan dan kecepatan transaksi menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat ketika menggunakan layanan perbankan digital. Hasil survei Ipsos Indonesia menunjukkan pengguna tidak hanya memperhatikan banyaknya fitur, tetapi juga pengalaman saat mengakses dan menjalankan transaksi melalui aplikasi.
Survei tersebut memperlihatkan 71% responden menempatkan proses transaksi yang mudah dan cepat sebagai faktor penting dalam penggunaan bank digital. Selain itu, 66% responden mempertimbangkan kelengkapan produk dan fitur, sedangkan 61% menilai aplikasi yang mudah digunakan turut menjadi alasan dalam memilih layanan perbankan digital.
Transaksi Cepat Menjadi Faktor Utama
Managing Director Ipsos Indonesia Hansal Savla mengatakan pengalaman pengguna terhadap bank digital kini semakin luas. Penilaian tidak berhenti pada kemampuan aplikasi menyediakan layanan keuangan, tetapi juga mencakup kecepatan transaksi, stabilitas sistem, tampilan antarmuka, hingga kelancaran penggunaan sehari-hari.
Menurutnya, sebanyak 57% responden juga menyebut proses pembukaan rekening yang sederhana sebagai salah satu faktor pendorong penggunaan aplikasi bank digital. Artinya, pengalaman pengguna sudah dimulai sejak tahap awal ketika nasabah melakukan registrasi.
Semakin sering aplikasi digunakan untuk aktivitas finansial, semakin besar pula kebutuhan terhadap layanan yang mudah, cepat, stabil, dan dapat diandalkan. Performa teknis akhirnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman nasabah.
SeaBank Unggul dalam Persepsi Performa Aplikasi
Dalam aspek kelancaran dan kecepatan respons aplikasi saat memproses transaksi, SeaBank memperoleh persepsi positif tertinggi dengan 67%. Posisi berikutnya ditempati Bank Jago sebesar 54% dan Neobank sebesar 42%.
Untuk atribut stabilitas aplikasi dengan gangguan atau error yang minim, SeaBank kembali mencatatkan persentase tertinggi sebesar 66%. Bank Jago berada di posisi berikutnya dengan 51%, sementara Superbank memperoleh 47%.
Pada atribut performa transaksi, Superbank mencatat 39% dan Allo Bank 29%. Sementara untuk stabilitas aplikasi, Neobank memperoleh 43% dan Allo Bank 26%.
Temuan tersebut memperlihatkan bahwa kualitas teknis aplikasi menjadi salah satu bagian penting dalam membangun pengalaman transaksi pengguna.
Kemudahan Interface Turut Membentuk Pengalaman
Selain kecepatan dan stabilitas, tampilan aplikasi juga menjadi perhatian pengguna. Dalam aspek kemudahan dan kesederhanaan memahami interface, SeaBank mencatat persepsi positif sebesar 56%.
Allo Bank berada setelahnya dengan 52%, disusul Bank Jago sebesar 50%. Superbank memperoleh 47%, sedangkan Neobank mencatat 43%.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa navigasi yang mudah dipahami dapat membantu pengguna menjalankan aktivitas perbankan tanpa proses yang rumit. Pengalaman semacam ini menjadi semakin penting ketika aplikasi digunakan secara rutin untuk berbagai kebutuhan finansial.
Pembukaan Rekening Jadi Bagian dari Pengalaman
Faktor lain yang disoroti dalam survei adalah proses pembukaan rekening. Neobank dan SeaBank sama-sama memperoleh persepsi positif sebesar 54% dalam aspek kemudahan membuka rekening.
Superbank mencatat 46%, Allo Bank 45%, dan Bank Jago 41%. Perbedaan tersebut menggambarkan bahwa proses onboarding menjadi salah satu tahapan yang ikut dinilai konsumen sebelum mereka menggunakan layanan secara lebih rutin.
Hansal mengatakan kebutuhan pengguna terhadap layanan bank digital terus berkembang seiring semakin beragamnya aktivitas transaksi. Karena itu, pengalaman yang sederhana, cepat, stabil, dan dapat diandalkan menjadi semakin relevan bagi penyedia layanan perbankan digital.
Survei Melibatkan 300 Pengguna Bank Digital
Survei Ipsos Indonesia dilakukan pada April 2026 menggunakan metode online melalui panel digital Ipsos. Studi tersebut melibatkan 300 responden yang tersebar di Jabodetabek, Jawa non-Jabodetabek, dan luar Jawa.
Responden terdiri dari pria dan wanita berusia 18 hingga 55 tahun dengan beragam latar belakang sosial ekonomi. Seluruh responden merupakan pengguna aktif bank digital dengan frekuensi penggunaan setidaknya satu kali dalam sebulan.
Hasil survei ini menunjukkan bahwa persaingan layanan bank digital tidak hanya berkaitan dengan jumlah produk atau fitur yang tersedia. Kecepatan transaksi, stabilitas aplikasi, kemudahan interface, serta proses pembukaan rekening juga menjadi bagian dari pengalaman yang dinilai pengguna.
