— Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan Jumat, 25 September 2026. Pelemahan terjadi ketika pasar valuta asing mencermati pergerakan dolar AS serta kondisi perdagangan global.

Mengacu pada data Bloomberg, rupiah dibuka melemah 25 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp17.941 per dolar AS pada pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange. Pada waktu yang sama, indeks dolar AS tercatat turun tipis 0,02 persen ke level 101,26.

Rupiah Dibuka di Level Rp17.941 per Dolar AS

Pergerakan rupiah pada awal perdagangan menunjukkan tekanan terhadap mata uang domestik masih berlanjut. Posisi pembukaan tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena nilai tukar rupiah bergerak mendekati level Rp18.000 per dolar AS.

Di tengah pergerakan pasar spot, masyarakat dan pelaku usaha juga dapat mencermati kurs yang ditawarkan perbankan. Harga dolar AS di setiap bank dapat berbeda karena menggunakan mekanisme serta jenis transaksi yang tidak selalu sama.

Pada Jumat pagi, BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI mencatatkan harga beli dan jual dolar AS dengan perbedaan nilai sesuai kanal transaksi masing-masing.

Kurs Dolar AS di BCA Jumat 25 September

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan kurs dolar AS melalui sejumlah kanal transaksi. Pada pukul 09.10 WIB, BCA menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.910 dan harga jual Rp17.930 melalui e-rate.

Untuk transaksi TT counter, harga beli dolar AS berada di level Rp17.700, sedangkan harga jual mencapai Rp17.980.

Sementara itu, melalui bank notes, BCA mematok harga beli dolar AS sebesar Rp17.700 dan harga jual Rp17.980.

Perbedaan kurs tersebut menunjukkan bahwa harga dolar AS yang berlaku bagi nasabah dapat bergantung pada jenis transaksi yang digunakan.

Kurs Dolar AS di Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga menyediakan beberapa acuan kurs dolar AS pada perdagangan Jumat.

Untuk special rate, Bank Mandiri menetapkan harga beli sebesar Rp17.910 dan harga jual Rp17.940 per dolar AS.

Sementara pada transaksi TT counter, harga beli dolar AS berada di Rp17.640 dan harga jual Rp17.940. Nilai yang sama juga berlaku untuk transaksi melalui bank notes, yakni Rp17.640 untuk harga beli dan Rp17.940 untuk harga jual.

Dengan demikian, terdapat selisih antara kurs special rate dengan kanal TT counter dan bank notes yang ditawarkan Bank Mandiri.

Kurs Dolar AS di BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan harga dolar AS dengan kurs beli sebesar Rp17.738 per dolar AS.

Adapun harga jual dolar AS berada di level Rp17.889 per dolar AS. Kurs tersebut menjadi salah satu acuan bagi nasabah BRI yang melakukan transaksi mata uang Amerika Serikat pada Jumat pagi.

Perbedaan antara harga beli dan harga jual merupakan hal yang umum dalam transaksi valuta asing. Nilai tersebut juga dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan kebijakan masing-masing bank.

Kurs Dolar AS di BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menetapkan kurs dolar AS pada pukul 09.05 WIB. Untuk special rates, harga beli berada di Rp17.913 dan harga jual mencapai Rp17.943 per dolar AS.

Pada kanal TT counter, BNI menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.695 dan harga jual Rp17.995.

Sementara melalui bank notes, harga beli dolar AS berada di Rp17.750 dan harga jual mencapai Rp18.050.

Perbedaan harga antarbank maupun antarjenis transaksi membuat kurs yang diterima nasabah dapat berbeda dari nilai rupiah di pasar spot. Karena itu, pengguna valuta asing perlu memperhatikan jenis kurs dan waktu transaksi sebelum melakukan penukaran dolar AS.