Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meluruskan pernyataan Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo mengenai rencana pemerintah membagikan ponsel dengan rekening digital untuk mendukung penyaluran bantuan sosial (bansos). Airlangga menyebut maksud pernyataan Hashim bukan seperti yang dipahami publik, tetapi belum memaparkan penjelasan lebih lanjut.
“Saya udah bicara sama pak Hasyim, maksudnya bukan itu,” kata Airlangga dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Pernyataan Hashim soal HP gratis dan rekening digital
Sebelumnya, Hashim menyampaikan rencana pemberian telepon seluler yang dilengkapi akun digital kepada masyarakat. Ia menyebut perangkat tersebut akan digunakan untuk menyalurkan bantuan sosial melalui rekening masing-masing penerima.
“Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi akun digital. Seluruh dana akan tersimpan di sana dan disalurkan ke rekening masing-masing,” kata Hashim, dikutip dari Tribun, Kamis (22/10/2026).
Hashim juga mengatakan pemerintah telah menugaskan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk menyediakan rekening bagi masyarakat.
Rincian program belum dijelaskan
Airlangga belum merinci maksud pernyataan Hashim ataupun menjelaskan apakah rencana pembagian ponsel itu akan dilaksanakan pemerintah. Informasi mengenai jumlah penerima, kebutuhan anggaran, dan mekanisme pelaksanaannya juga belum disampaikan.









