Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada awal perdagangan Jumat (23/10/2026). Setelah sempat melemah pada menit-menit pertama, indeks berbalik menguat 9,43 poin atau 0,18 persen ke posisi 5.397,33 pada sesi I.
Pergerakan IHSG berlangsung dalam rentang 5.366 hingga 5.406. Di tengah kondisi pasar yang bervariasi, lima saham mencatatkan lonjakan harga dan masuk jajaran top gainers. Saham PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) menjadi yang paling menonjol setelah harganya melesat lebih dari 25 persen.
Aktivitas Perdagangan Saham pada Awal Sesi
Berdasarkan data RTI, sebanyak 3,212 miliar saham telah berpindah tangan pada menit-menit awal perdagangan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 1,02 triliun dengan frekuensi sebanyak 143.271 kali transaksi.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 307 saham bergerak naik. Sementara itu, 186 saham mengalami penurunan harga dan 220 saham lainnya tidak mengalami perubahan.
Data tersebut memperlihatkan bahwa jumlah saham yang menguat masih lebih banyak dibandingkan saham yang melemah pada awal sesi. Meski demikian, pergerakan indeks yang sempat turun sebelum berbalik positif menunjukkan bahwa tekanan jual masih membayangi perdagangan.
STRK Pimpin Daftar Top Gainers
Lima saham mencatatkan kenaikan harga tertinggi pada awal perdagangan sesi I, dengan penguatan berkisar 15 hingga lebih dari 25 persen. STRK berada di posisi teratas setelah melesat 25,55 persen menjadi Rp 172 per saham.
Berikut daftar saham yang masuk jajaran top gainers pada Jumat pagi:
| Kode saham | Kenaikan | Harga terakhir |
|---|---|---|
| STRK | 25,55% | Rp 172 |
| TOBA | 20,19% | Rp 500 |
| ENAK | 18,68% | Rp 216 |
| BEER | 18,52% | Rp 64 |
| IRSX | 15,60% | Rp 252 |
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menempati posisi berikutnya dengan kenaikan 20,19 persen ke Rp 500. Kemudian, saham PT Cham Resto Indonesia Tbk (ENAK) menguat 18,68 persen menjadi Rp 216.
Saham PT Jobubu Jatrum Minahasa Tbk (BEER) turut naik 18,52 persen ke level Rp 64. Adapun PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) mencatatkan penguatan 15,6 persen menjadi Rp 252.
Lonjakan harga kelima saham tersebut berlangsung ketika IHSG masih bergerak dinamis pada awal perdagangan. Investor tetap perlu memperhatikan perkembangan harga dan aktivitas transaksi sebelum mengambil keputusan investasi.
MNC Sekuritas Proyeksikan Peluang Penguatan IHSG
MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju rentang 5.458–5.563. Dalam analisis teknikalnya, indeks disebut berada pada wave iv dari wave (iii) dari wave [v].
Meski demikian, investor diminta mewaspadai kemungkinan koreksi dalam jangka pendek. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi turun menuju area 5.332–5.366.
Dalam risetnya, perusahaan sekuritas tersebut menetapkan rentang support IHSG pada 5.185–4.915 dan resistance di kisaran 5.404–5.563.
Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas memilih empat saham yang layak dicermati, yakni BRMS, CUAN, HRTA, dan UNVR.
Pergerakan IHSG selanjutnya akan menjadi perhatian pelaku pasar untuk melihat apakah penguatan pada awal sesi mampu bertahan. Di sisi lain, volatilitas saham-saham individual tetap perlu dicermati karena kenaikan tajam tidak serta-merta menjamin penguatan berlanjut sepanjang perdagangan.









