Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada sesi I hari Kamis diwarnai oleh aksi jual bersih atau net sell dari investor asing yang mencapai angka Rp 576,7 miliar.
Berdasarkan data yang dihimpun Stockbit Sekuritas dari Bursa Efek Indonesia, tekanan jual tersebut salah satunya diarahkan pada dua perbankan besar tanah air, yakni PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Rincian Pelepasan Saham BBCA
Investor asing membukukan net sell pada saham BBCA sebesar Rp 331,7 miliar dengan volume mencapai 63,7 juta saham, berdasarkan perhitungan harga rata-rata sesi pertama.
Pelepasan di pasar reguler ini terjadi di tengah pergerakan harga saham BBCA yang melemah. Hingga penutupan sesi I, saham BBCA terkoreksi 0,47% ke posisi Rp 5.250.
Kinerja bulanan saham tersebut mencatatkan penurunan hingga 15,6%, sementara secara year to date telah merosot 34,9%. Data IDX menunjukkan total transaksi saham BBCA mencapai 159,5 juta saham dengan frekuensi sebanyak 32,81 ribu kali serta nilai transaksi menyentuh Rp 831 miliar.
Tekanan Jual pada Saham BBRI
Langkah serupa juga terjadi pada saham BBRI yang mengalami net sell asing senilai Rp 148,4 miliar dengan volume total 52,6 juta saham.
Berbeda dari BBCA, aksi jual di pasar reguler pada saham BBRI justru berlangsung saat harganya mengalami penguatan. Saham BBRI tercatat naik 1,07% ke level Rp 2.840.
Meskipun menguat pada sesi ini, performa bulanan BBRI masih mengalami koreksi 13,9%, dan secara year to date melemah 22,4%. IDX mencatat volume perdagangan saham BBRI mencapai 254,1 juta saham dengan frekuensi 36,78 ribu kali serta nilai transaksi sebesar Rp 716,9 miliar.









